Radhi Ijtihadi, Dokter Kloter UPG 17: “Kami Siap 24 Jam Menjaga Kesehatan Jamaah”

Radhi Ijtihadi, Dokter Kloter UPG 17: “Kami Siap 24 Jam Menjaga Kesehatan Jamaah”

Bagi Radhi Ijtihadi, menjadi dokter kloter bukan sekadar tugas medis, tetapi sebuah pengalaman baru yang sarat makna pengabdian. Tahun ini menjadi momen pertamanya mengemban amanah sebagai petugas haji, sekaligus mendampingi jamaah Kloter UPG 17 yang berasal dari Makassar, Bone, dan Sinjai.

“Ini pengalaman pertama saya. Insyaallah, kalau jamaah mendapatkan haji mabrur, itu juga menjadi bagian dari keberkahan bagi kami sebagai petugas,” ungkapnya.

Sebagai dokter kloter, Radhi memegang peran penting dalam memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terjaga selama menjalankan ibadah haji. Ia tidak hanya bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga melakukan pencegahan, penyuluhan, hingga penanganan jika terjadi kondisi darurat.

“Kami bertanggung jawab melakukan pemeriksaan kesehatan, pencegahan, penyuluhan, hingga penanganan kegawatdaruratan jika terjadi pada jamaah,” jelasnya.

Namun, di balik tanggung jawab tersebut, ia menyadari adanya tantangan yang harus dihadapi. Selain karena ini merupakan pengalaman pertamanya, Radhi juga menjadi salah satu petugas termuda di antara tim yang lebih senior.

“Tantangan saya lebih ke pengalaman. Tapi saya berusaha belajar dari senior-senior yang sudah lebih dulu bertugas,” ujarnya.

Meski demikian, semangat untuk memberikan pelayanan terbaik tetap menjadi prioritas utamanya. Ia juga menekankan pentingnya pola pikir positif bagi jamaah selama menjalankan ibadah haji.

“Kita datang ke sana untuk beribadah, bukan untuk sakit. Kalau mindset kita positif, insyaallah kita sehat-sehat semua,” pesannya.

Ia juga mengimbau jamaah agar tidak ragu untuk menghubungi petugas kesehatan jika mengalami keluhan.

“Kalau ada keluhan, jangan ragu. Hubungi saya atau perawat, kami terbuka 24 jam,” tegasnya.

Sebagai petugas yang baru pertama kali bertugas sekaligus belum pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya, Radhi memandang pengalaman ini sebagai kesempatan berharga untuk belajar dan mengabdi.

Ia mengaku, salah satu hal yang paling berkesan sejauh ini adalah kesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang dari latar belakang yang berbeda.

“Pengalaman berharga adalah bisa mengenal banyak orang, baik jamaah maupun sesama petugas. Ini melatih kerja sama, kekompakan, dan kesabaran,” tuturnya.

Dengan semangat pengabdian, ia berharap dapat memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah selama di Tanah Suci.

“Harapan saya bisa memberikan pelayanan terbaik, perlindungan, dan menjaga kesehatan jamaah selama ibadah haji,” pungkasnya.

Bagi Radhi Ijtihadi, tugas ini bukan hanya tentang menjalankan profesi sebagai dokter, tetapi juga tentang melayani dengan hati—menjaga kesehatan para tamu Allah agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk.

Advertisement

Andi Fadli

Andi Fadli, S. Kom., M. Tr. AP

Petugas Haji Daerah Sulawesi Selatan 2026 (UPG 17). Berbagi pengalaman dan panduan langsung dari lapangan di bagian Layanan Umum.