Memasuki musim haji 1447 H/2026 M, aplikasi Nusuk kembali menjadi salah satu kebutuhan penting bagi jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Aplikasi ini digunakan untuk mengatur berbagai layanan ibadah, termasuk permit atau tasreh masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah.
Bagi sebagian jamaah, terutama jamaah lansia, penggunaan aplikasi Nusuk masih menjadi tantangan tersendiri. Banyak jamaah yang mengalami kendala saat registrasi akun, lupa email, hingga kesulitan memahami proses verifikasi digital.
Padahal, tanpa aplikasi Nusuk yang aktif, jamaah tidak dapat mengakses jadwal kunjungan ke Raudhah.
Raudhah sendiri merupakan salah satu tempat paling istimewa di Masjid Nabawi. Rasulullah ﷺ bersabda:
ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة
“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Karena tingginya minat jamaah dari seluruh dunia, Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan sistem digital melalui aplikasi Nusuk untuk mengatur antrean masuk secara tertib dan terjadwal.
Berikut panduan lengkap aktivasi Nusuk terbaru 2026 untuk jamaah haji Indonesia.
📱 Cara Aktivasi Aplikasi Nusuk 2026
1. Siapkan Email Aktif
Sebelum memulai registrasi, jamaah wajib menyiapkan email aktif yang dapat menerima kode OTP (One Time Password).
Pastikan:
Email masih bisa dibuka
Password email diketahui
Nomor HP/email dapat menerima kode verifikasi
Karena banyak jamaah gagal registrasi akibat lupa password email pribadi.
2. Download Aplikasi Nusuk
Aplikasi Nusuk dapat diunduh melalui:
Play Store untuk pengguna Android
App Store untuk pengguna iPhone (iOS)
Pastikan mengunduh aplikasi resmi Nusuk dari Pemerintah Arab Saudi.
3. Pilih Menu Register
Setelah aplikasi terbuka:
Pada halaman awal pilih:
Login or Register
Jika belum pernah memiliki akun:
Pilih Register New Account
Sementara menu login digunakan bagi jamaah yang sudah memiliki akun sebelumnya.
4. Isi Formulir Pendaftaran
Pada halaman Create Your Account, jamaah diminta mengisi:
Full Name → sesuai nama di paspor
Email aktif
Password
Ketentuan Password:
Minimal 8 karakter dan wajib terdiri dari:
Huruf besar
Huruf kecil
Angka
Karakter khusus
Contoh: Haji2026!
Jika semua data sudah benar, klik:
Create Your Account
5. Masukkan OTP
Setelah registrasi berhasil, sistem akan mengirim kode OTP ke email.
Catatan Penting:
OTP hanya berlaku 5 menit
Jika terlambat, harus meminta OTP baru
Masukkan kode OTP pada aplikasi Nusuk.
Jika berhasil, jamaah akan masuk ke halaman utama (Home Nusuk).
👤 Cara Melengkapi Profil Nusuk
Setelah akun berhasil dibuat, jamaah masih harus melengkapi profil agar akun benar-benar aktif.
Langkah-langkah:
1. Klik Ikon Profil
Klik ikon foto di pojok kanan atas aplikasi.
Kemudian pilih:
Complete Your Profile
2. Pilih Jenis Pengguna
Pilih:
International or GCC Visitor
Karena jamaah berasal dari luar Arab Saudi.
3. Isi Data Paspor dan Visa
Pada halaman Build Your Profile, isi:
Nationality → Indonesia
Nomor Paspor
Nomor Visa
Pastikan seluruh data sesuai dengan dokumen resmi.
Jika data benar, sistem akan menampilkan pesan:
“Profile Successfully Updated”
Artinya akun Nusuk sudah aktif dan siap digunakan.
🕌 Cara Mendapatkan Tasreh Raudhah
Setelah akun aktif, jamaah dapat mulai mendaftarkan permit atau tasreh Raudhah.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Pilih Menu Raudhah
Pada halaman Home Nusuk, pilih menu:
Rawdah
Kemudian pilih:
Male → untuk laki-laki
Female → untuk perempuan
2. Pilih User
Pilih nama pengguna yang akan didaftarkan permit Raudhah.
Biasanya satu akun hanya digunakan untuk satu jamaah.
3. Pilih Jadwal
Pilih tanggal dan waktu yang tersedia.
Jadwal Umum:
Untuk perempuan biasanya:
Setelah Subuh
Setelah Isya hingga tengah malam
Sedangkan jadwal lainnya umumnya diperuntukkan bagi laki-laki.
Karena kuota sangat terbatas, jamaah dianjurkan rutin memeriksa aplikasi Nusuk.
4. Dapatkan QR Code Tasreh
Jika berhasil mendaftar, jamaah akan mendapatkan QR Code permit Raudhah.
Namun pada awalnya QR Code masih tampak blur atau samar.
Catatan:
QR Code akan aktif dan jelas sekitar:
2 jam sebelum jadwal kunjungan
🚶 Cara Masuk ke Raudhah
Setelah mendapatkan permit, jamaah harus mengikuti prosedur masuk ke Raudhah.
1. Datang Lebih Awal
Jamaah dianjurkan datang sebelum jam yang tertera pada permit.
Lokasi antrean:
Pintu 37 Masjid Nabawi
Area depan Kubah Hijau
2. Pemeriksaan Pertama
Pada pemeriksaan awal, petugas hanya mengecek:
Apakah jamaah memiliki QR Code atau tidak
Biasanya QR Code hanya diperlihatkan sekilas.
3. Pemeriksaan Kedua
Pemeriksaan berikutnya jauh lebih ketat.
Petugas akan:
Melakukan scan QR Code
Hanya QR Code asli dan sesuai jadwal yang akan diizinkan masuk ke antrean Raudhah.
Karena itu jamaah diminta:
Tidak menggunakan screenshot palsu
Tidak meminjam akun jamaah lain
🤲 Saat Berada di Dalam Raudhah
Setelah berhasil masuk, jamaah akan diarahkan petugas menuju area Raudhah.
Waktu berada di dalam biasanya cukup singkat karena tingginya jumlah jamaah dari berbagai negara.
Karena itu jamaah dianjurkan memaksimalkan waktu untuk:
Salat
Berdoa
Membaca Al-Qur’an
Berdzikir
Memperbanyak ibadah
⚠️ Catatan Penting dari Petugas
Petugas kloter mengingatkan jamaah untuk tetap tertib selama berada di area Raudhah.
Beberapa hal yang harus diperhatikan:
Ikuti seluruh arahan petugas
Jangan melawan atau memaksa masuk
Hindari berdesakan
Jangan melakukan live streaming di dalam Raudhah
Jangan terlalu lama mengambil foto
Karena petugas Masjid Nabawi sangat tegas dalam mengatur ketertiban jamaah.
🌙 Pengalaman Spiritual yang Sangat Dinanti
Bagi banyak jamaah, kesempatan masuk ke Raudhah menjadi salah satu momen paling emosional selama berada di Madinah.
Tak sedikit jamaah yang meneteskan air mata ketika akhirnya berhasil mendapatkan permit Nusuk dan dapat beribadah di tempat yang disebut Rasulullah ﷺ sebagai taman surga.
Karena itu, aplikasi Nusuk kini bukan sekadar aplikasi digital biasa, tetapi menjadi bagian penting dalam perjalanan spiritual jamaah di Tanah Suci.
Baca juga :
PHD Andi Fadli Bantu Aktivasi Aplikasi Nusuk Jamaah UPG 17 untuk Akses Raudhah
Jejak Haji