Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, persiapan barang bawaan menjadi hal penting yang tidak boleh dianggap sepele. Namun, masih banyak jamaah haji yang melakukan kesalahan saat packing, yang justru dapat menghambat perjalanan ibadah.
Berikut sejumlah kesalahan yang sering terjadi:
Membawa Barang Terlalu Banyak
Banyak jamaah cenderung membawa barang berlebihan karena khawatir kekurangan. Padahal, hal ini justru menyulitkan mobilitas dan berisiko melebihi batas bagasi.
Salah Menempatkan Barang
Barang penting seperti obat-obatan atau pakaian ganti justru dimasukkan ke koper besar, sehingga sulit diakses saat dibutuhkan.
Membawa Benda Terlarang di Kabin
Masih ditemukan jamaah yang membawa gunting, pisau kecil, atau cairan di atas 100 ml ke dalam koper kabin, yang berujung penyitaan oleh petugas.
Tidak Memberi Identitas pada Koper
Koper tanpa identitas berisiko tertukar atau hilang, terutama saat proses distribusi di Arab Saudi.
Tidak Memahami Fungsi Tas
Sebagian jamaah belum memahami fungsi koper besar, koper kabin, dan tas selempang, sehingga penggunaan tidak optimal.
Tidak Menyiapkan Tas Armuzna
Kesalahan lain adalah tidak mempersiapkan tas Armuzna sejak awal, padahal tas ini sangat penting saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Agar perjalanan lancar, jamaah diimbau melakukan packing secara bijak, efisien, dan sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga :
Panduan Resmi Barang Bawaan Jamaah Haji: Aturan Koper, Tas, dan Daftar Barang yang Sering Disita
Daftar Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa ke Tanah Suci, Bisa Disita Petugas
Jejak Haji