Moh. Syarief: PHD Kota Makassar Harus Jadi Penguat Pelayanan Jamaah di Tanah Suci

Moh. Syarief: PHD Kota Makassar Harus Jadi Penguat Pelayanan Jamaah di Tanah Suci

Peran Petugas Haji Daerah (PHD) dalam penyelenggaraan ibadah haji kembali ditekankan oleh Pemerintah Kota Makassar. Melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Moh. Syarief, PHD diharapkan mampu menjadi penguat pelayanan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dalam arahannya, Moh. Syarief menyampaikan bahwa PHD merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Kota Makassar yang memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam aspek pelayanan, tetapi juga dalam memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan fokus dan nyaman.

“Harapan kami, petugas haji utusan Pemerintah Kota Makassar dapat menjalankan tugas dengan baik, fokus pada ibadah, dan memperhatikan kebutuhan jamaah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran PHD harus mampu melengkapi dan mendukung peran petugas kloter lainnya. Jika terdapat kondisi yang belum dapat ditangani oleh ketua kloter maupun pembimbing ibadah, maka PHD diharapkan segera mengambil peran untuk membantu.

“Jika ada hal yang tidak mampu ditangani oleh Ketua Kloter atau Pembimbing Ibadah, maka fungsi kita adalah mem-backup mereka,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Termasuk di dalamnya memberikan dukungan kepada tim kesehatan dalam menjaga kondisi jamaah.

“Kita juga harus men-support petugas kesehatan, karena tugas mereka jauh lebih berat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Moh. Syarief menyampaikan keyakinannya bahwa tugas berat para petugas akan terasa lebih ringan jika didukung oleh kerja sama yang solid, termasuk peran aktif PHD di Madinah maupun Makkah.

Ia juga menekankan pentingnya peran PHD dalam mengisi waktu-waktu jamaah dengan kegiatan yang bermanfaat, terutama saat berada di Makkah.

“Ketika ada waktu kosong, kita harus mem-backup kegiatan yang bermanfaat bagi jamaah, agar mereka tetap fokus dalam beribadah,” ungkapnya.

Arahan tersebut menjadi pengingat bahwa kehadiran PHD bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian penting dalam sistem pelayanan haji yang saling mendukung satu sama lain.

Dengan sinergi yang baik antara seluruh petugas, diharapkan jamaah haji asal Kota Makassar dapat menjalankan ibadah dengan lancar, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Baca juga: Andi Fadli, PHD Layanan Umum UPG 17: “Menjadi Petugas Haji adalah Ibadah Melayani Tamu Allah”

Advertisement

Andi Fadli

Andi Fadli, S. Kom., M. Tr. AP

Petugas Haji Daerah Sulawesi Selatan 2026 (UPG 17). Berbagi pengalaman dan panduan langsung dari lapangan di bagian Layanan Umum.